Kalasan Multimedia Service Professional

Kalasan Multimedia
Kalasan Multimedia

Desain Grafis Yang sesungguhnya

Rabu, 27 Mei 2009 07:53:00

Desain Grafis Yang sesungguhnya

Penguasaan atas program grafis seperfi Corel Draw, Photoshop, Freehand dan lain-lain memang identik dengan
proses pembuatan iklan yang sarat dengan gambar. Bahkan apabila disangkutkan dengan industri perfilman Hollywood, seorang desainer grafis memiliki potensi yang sangat besar untuk berapresiasi sebagai pengemas efek dan segala tetek bengek berbau animasi.

Namun sesungguhnya terlalu sederhana untuk menilai mudahnya membuat iklan hanya berbekal program grafis, meski dengan kemampuan superpower sekalipun! Iklan yang baik tidak dapat dilihat dari bagus atau tidaknya bentuk visual, tidak juga dapat dilihat dari kata-kata yang memorable, atau tidak bisa hanya berdasarkan laris atau tidaknya produk di pasaran. Menilik film Final Fantasy, apa jadinya jika dibuat dalam versi film pada umumnya? Cerita yang tidak memiliki kekuatan story telling tentulah ambruk menjadi film kelas B. Beruntung film ini dibuat murni oleh kemampuan grafik yang kemudian mendongkrak proyek animasi naik sampai langit ke tujuh sebagai sesuatu yang menakjubkan dan menjadi bahan perbincangan banyak orang.


Padahal penguasaan program yang sama sanggup membuat film Finding Nemo begitu manusiawi, sebelumnya film Monster Inc pun memiliki pola bertutur sangat simpatik. Minimnya nuansa futuristik dengan gaya star wars serta penilaian yang berorientasi pada tema anak-anak agaknya membuat film tersebut kehilangan aura komputer grafik untuk menjadi topik pembicaraan, terapi plot yang kuat dan kemampuan luar biasa untuk menghidupkan karakter cerita dalam kemasan teknologi sanggup menjadikannya sebagai film yang mampu “berbicara” kepada penontonnya.

Pernah, dalam waktu bersamaan Walt Disney dan Dreamworks membuat fabel berbasis animasi melalui film Bugs Life dan Antz, dalam konteks dasar visual yang sama ternyata Dreamworks harus mengakui kepiawaian Walt Disney dalam strategi pembuatan film keluarga dengan menerima kekecewaan bahwa Antz jeblok di pasaran, meski berlatar nama besar Steven Spielberg dan melibatkan Sharon Stone juga Sylvester Stallone sebagai pengisi suara.



Dibaca : 1857 kali | 2 comments | Read Comment

Komentar Anda
unyil,
wah itu baru informasi gokil...
lanjutkan from:smk n1 kraksaan 2multimedia
supriyanto,
mas numpang nanya ,,,,
di multimedia ada kursus photonya juga ga,,, soalnya mo sekalian kursus shoting pernikahan ,,kirim jawabanyya ke folder_more@yahoo.com
Tanggal :29-07-2010 11:27 PM
Nama :A value is required.
Komentar :A value is required.Exceeded maximum number of characters.
Security :Visual CAPTCHA
 
 

Testimoni

Customer Service

Ridwan Raharjo
Mamedt
Pencenk
Dram
Tomo

News Subscriber

Enter your email address: Delivered by FeedBurner

The Partners

Kalasan Multimedia Design

Wisata voucher hotel
Hitam putih production logo
Visit Kencana art photography

Link



Technorati Profile

Add to Technorati Favorites

Admediator Link Directory







Webfeed (RSS/ATOM/RDF) registered at http://www.feeds4all.com


Miscellaneous


Free PageRank Checker