Kalasan Multimedia Service Professional

Kalasan Multimedia
Kalasan Multimedia

Kursus Kamera Video - Bagian Kedua

Senin, 17 November 2008 07:31:00

Kursus Kamera Video - Bagian Kedua

Pada pembahasan kamera video bagian kedua kali ini, yang akan kita bahas adalah mengenai Aperture, Macro, AutoExposure, Focus, White Balance, Baterai, AC Adaptor, Special Effects, Fade, dan titler. Elemen video kamera yang banyak berhubungan dengan lensa tentunya.

Image Stabilization

  • Minimalkan penggunaan efek untuk mendapatkan gambar yang lebih baik dan stabil

Aperture/Iris

  • Aperture atau orang lebih familier dengan iris, merupakan sebuah lubang tempat dimana cahaya masuk kedalam kamera
  • Aperture atau iris yang lebih besar akan mendapatkan cahaya yang lebih banyak ( f/1.4) daripada aperture atau iris yang lebih kecil (f/16)

Macro

  • Mode macro mengijinkan anda untuk mendapatkan gambar dengan extremme close up. Seperti binatang-binatang kecil, bunga, dll.

Exposure

  • Tentukan akan seperti apa pencahayaan pada gambar anda melalui gelap dan terangnya
  • Yang dikontrol dengan aperture atau iris dan shutter-speed
  • Shutter-speed mengontrol berapa lama cahaya akan mengenai CCD untuk setiap frame
  • Sedangkan Iris mengontrol seberapa banyak cahaya itu akan mengenainya
  • Lebih banyak cahaya yang mengenai CCD, maka gambar yang dihasilkan juga akan lebih terang
  • Standar iris adalah 1/60 untuk setiap detik
  • Shutter-speed yang lebih cepat bagus digunakan untuk perekaman gambar pada sebuah event olahraga seperti balap motocross, atau balap mobil, dll

AutoExposure(AE)

  • AutoExposure (AE) mengatur shutter-speed dan iris secara otomatis untuk anda
  • Juga ada mode yang sudah terprogram sebelumnya seperti portrait yang dapat memberikan anda selektif fokus sehingga background dari obyek akan terlihat blur, dan obyek utamanya terlihat sangat fokus
  • Dan juga Snow yang dapat menurunkan shutter untuk menghilangkan gambar yang kelebihan cahaya atau flare

Manual Exposure

  • Digunakan jika anda hendak mengeset iris dan shutter secara manual

Focus

  • Fokus ini bisa anda seting manual atau juga otomatis
  • Lebih baik jika anda menggunakan manual fokus
  • Autofocus adalah bahwa kamera yang anda gunakan akan secara otomatis mencari titik fokusnya sendiri

White Balance

  • Warna dari suatu obyek akan berbeda pada kondisi cahaya yang berbeda
  • Pilihan white balance diantaranya Daylight yang mempunyai warna standar siang hari, Tungsten Bulb yang cenderung kebiru-biruan (Bluish), Lightbulbs mempunyai warna oranye menyala, fluorescent yang memiliki dasar warna kuning atau hijau(greenish)
  • Pada kebanyakan kamera sudah terdapat mode auto white balance untuk mengoreksi warna-warna ini
  • Dan tentu kamera anda sudah ada manualnya untuk dapat dipelajari lebih lanjut

Baterai

  • Baterai-baterai model lama adalah NiCad dan berpengaruh buruk pada memori efek
  • Tetapi untuk baterai model baru yang menggunakan lithium sudah dapat memperbaiki kekurangan itu
  • Beri tanda dengan stiker pada baterai-baterai yang tipis
  • Selalu cabut baterai dari kamera setelah menggunakannya

Battery Charger/AC Adaptor

  • Dapat anda gunakan untuk mengisi ulang baterai anda dan juga untuk mengambil gambar langsung dengan power 240 volt

Special Effects

  • Pada kebanyakan kamera memiliki efek yang berbeda-beda tergantung model kameranya
  • Yang mungkin bisa saja termasuk sepia, efek untuk membuat video anda terlihat seperti video jaman dulu
  • Posterize, yang memberi efek seperti gambar poster pada video anda
  • Efek negatif, dan juga strobe
  • Efek-efek itu yang kebanyakan ada dalam video kamera
  • Disarankan untuk tidak menggunakan efek pada saat melakukan pengambilan gambar. Berikan efek pada saat proses editing saja.

Fade

  • Memperbolehkan anda untuk menggunakan transisi untuk setiap perpindahan antar scene
  • Fade in/out ke warna hitam atau putih juga dapat digunakan
  • Transisi dissolve juga dapat anda gunakan
  • Dan yang terakhir swipe

Night Vision / Pengambilan gambar pada malam hari atau kondisi gelap

  • Dapat ditingkatkan dengan penggunaan infra merah
  • Pada umumnya itu mengurangi shutter speed, meningkatkan gain CCD dan menerapkan anti nois
  • Namun itu tetap saja akan menghasilkan gambar dengan kualitas rendah dan banyak nois
  • Dan akan dapat membuat sebuah video/footage dengan tingkat kecerahan sampai dengan 16 kali.

Titlers

  • Dapat anda gunakan untuk menampilkan super impose atau text yang lainnya pada video anda


Dibaca : 2769 kali | 3 comments | Read Comment

Komentar Anda
rindra,
bagaimana langakah terbaik untuk pengambilan gambar pada malam hari? thaniks
admin,
Klo kondisi malam hari usahakan selalu menggunakan lampu oncam untuk pencahayaan. Kemudian untuk white balance jangan auto, tapi gunakan Tungsten Bulb sehingga nanti warna obyek akan terlihat lebih natural. Untuk pengaturan yang lain, seperti fokus, zoom dan sebagainya disarankan jangan otomatis, tapi manual.
chugy,
keren bos artiklenya m tips-y. lams knal dr chugy ni. pemula dlm dunia fotograper
Tanggal :29-07-2010 11:29 PM
Nama :A value is required.
Komentar :A value is required.Exceeded maximum number of characters.
Security :Visual CAPTCHA
 
 

Testimoni

Customer Service

Ridwan Raharjo
Mamedt
Pencenk
Dram
Tomo

News Subscriber

Enter your email address: Delivered by FeedBurner

The Partners

Kalasan Multimedia Design

Wisata voucher hotel
Hitam putih production logo
Visit Kencana art photography

Link



Technorati Profile

Add to Technorati Favorites

Admediator Link Directory







Webfeed (RSS/ATOM/RDF) registered at http://www.feeds4all.com


Miscellaneous


Free PageRank Checker