Kursus Kamera Video - Bagian Pertama
Jumat, 14 November 2008 08:03:00
Kursus kamera video gratis! Menarik sekali bukan? disini akan kita bahas mengenai kamera video mulai dari awal hingga akhir. Jika anda merasa sudah bisa, mungkin tidak perlu untuk mengikuti kursus ini. Tapi ada baiknya juga jika anda merasa informasi yang disajikan ada yang kurang, atau salah mohon dikoreksi.
CCD
Chip CCD menangkap berkas cahaya yang melewatinya, kemudian mengkonversinya menjadi sinyal elektrik.
- Chip biasanya terdiri atas 270.000 sampai lebih dari 700.000 piksel
- Sebagian besar pemilik video kamera memiliki setidaknya 1 CCD dalam kameranya
- Dan untuk kelas High-end atau professional biasanya memiliki 3 chip yang tentunya akan jauh lebih mahal
Low Light
- Penilain untuk low light atau pencahayaan rendah adalah dari 1 - 6 Lux
- Ketika menggunakan low light, maka biasanya video akan banyak kehilangan kontras dan warna
- Menggunakan Gain Up atau menaikkan gain memang bisa meningkatkan sinyal, namun juga akan menambah nois dari gambar yang dihasilkan
ViewFinder
- Pada banyak situasi, anda diharuskan untuk menggunakan viewfinder dalam proses pengambilan gambar video anda.
- Gunakan LCD monitor ketika anda ingin memutar ulang rekaman video anda
- Biasanya viewfinder memiliki knob yang dapat anda gunakan untuk menyesuaikan viewfinder dengan penglihatan anda
- Pastikan anda memeriksa kembali viewfinder anda sebelum anda memulai untuk merekam, terutama jika kamera anda habis dipakai orang lain
Ada 2 metode untuk memfokuskan diophi viewfinder anda :
- Lakukan ZOOM pada kamera anda sejauh 50 meter dari obyeknya, set fokusnya pada titik tidak terbatas (infinity), kemudian atur knob diophi sampai gambarnya terlihat fokus dimata anda
- Atur diophi sampai indikator didalam viewfinder mencapai titik fokusnya
LCD Monitor
- Buka dan lcd monitor bisa diputar sampai 360 derajat. Bahkan bisa untuk melihat diri anda sendiri.
- LCD monitor bagus digunakan pada saat anda mendapati obyek dengan sudut-sudut yang sulit
- Pada kondisi cuaca cerah, anda akan kesulitan untuk melihat gambar melalui LCD
- LCD monitor berwarna, sehingga anda bisa melihat apakah white balance - nya benar atau tidak
Wide Screen
Wide screen mengijinkan anda untuk membuat video dengan rasio 16:9. Karena biasanya video standar menggunakan rasio 4:3.
Remote Control
Merupakan alat pengendali jarak jauh dari kamera video anda. Anda bisa merekam atau pun juga memutar ulang video anda menggunakan remote control ini.
Record Mode
- LP - Long Play, dapat merekam dalam durasi yang lebih lama namun dengan kualitas gambar yang lebih buruk
- SP - Short Play, Durasi lebih pendek dalam perekaman, namun hasil lebih bagus. Direkomendasikan menggunakan mode ini.
Audio
- Format DV memiliki kualitas suara CD, menggunakan 12 bit atau 16 bit PCM atau MP3
- Menggunakan mikrofon eksternal dapat mendekatkan suara dengan obyek, dan sekaligus meningkatkan kualitas suara yang dihasilkan
Wind Filter (Filter angin)
- Beberapa kamera video memiliki filter bass rendah untuk menghindari suara angin pada saat melakukan shooting video diluar ruangan
Lensa ZOOM
- ZOOM optik memiliki kemampuan mulai dari 10x sampai dengan 18x atau 20x
- Jangan sekali-kali menggunakan digital zoom karena akan menurunkan kualitas video anda secara drastis
- Selalu gunakan optikal zoom kecuali benar-benar diperlukan untuk menggunakan digital zoom
- ZOOM yang menggunakan motor servo mengkonsumsi daya yang lebih besar, namun hasilnya lebih halus
- ZOOM manual dapat menghemat energi, dan gunakan itu untuk melakukan zooming cepat.
Image Stabilization / Stabilisasi Gambar
- Stabilisasi gambar digunakan untuk menstabilkan gambar yang bergetar atau goyang menggunakan elemen lensa
- Penstabil digital cukup bagus, namun tidak sebagus jika menggunakan penstabil optik
Sementara sesi pertama itu dulu, besok disambung lagi...! Mungkin ada yang kurang atau salah mohon dikoreksi dengan memberikan komentar. Terimakasih.
Dibaca : 2166 kali | 1 comments |
Read Comment